Latest Post

Anies Sujud Syukur Bersama Ribuan Jamaah di Istiqlal

Written By NeoBee on 21 April, 2017 | 8:00 AM


Cagub DKI Anies Baswedan melaksanakan sujud syukur bersama ribuan jamaah kaum muslimin di Masjid Istiqlal. Kegiatan itu bentuk syukur atas hasil Pilkada DKI Jakarta putaran kedua yang berjalan aman dan lancar.
 
Cagub DKI yang diusung PKS dan Partai Gerindra tersebut hadir tanpa ditemani cawagub Sandiaga Shalahuddin Uno. Anies tiba sekitar pukul 19.00 wib, Rabu (19/4/2017).

Ikut bersama Anies, Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto. Mereka terlebih dahulu menunaikan sholat Isya di masjid terbesar di Asia tenggara itu. Usai sholat, imam besar Front Pembela Islam FPI Habib Rizieq Shihab mengajak seluruh jamaah untuk sujud syukur.

"Mari kita sujud syukur untuk gubernur muslim kita," ujar Rizieq.

Dalam sambutannya, Prabowo mengucapkan terima kasih dan apresiasi untuk keberanian Habib Rizieq menegakkan kebenaran. "Habib dan masyarakat muslim sama dengan kami yang membela kepentingan rakyat indonesia dan menegakkan keadilan serta menyelamatkan demokrasi di Indonesia dan masa depan indonesia," kata Prabowo.

Anies juga turut memberikan sambutannya dalam majelis yang dihadiri para ulama dan habib itu. Mendikbud era Presiden Joko Widodo itu mengatakan sujud syukur sebenarnya bukan hanya dilakukan di Istiqlal.

"Kita tempelkan kening kita dimana seluruh Indonesia menyaksikan, dan di seluruh Indonesia sekarang juga sedang melakukan sujud syukur," tutur Anies.

Inisiator Indonesia Mengajar itu juga mengajak seluruh umat islam khususnya di Jakarta untuk menjaga kedamaian dan persatuan terlebih Jakarta merupakan kota yang sangat bhinneka. "Kita tunjukkan umat islam penjaga kedamaian dan perekat persatuan," ajaknya.

posted by @Adimin

Cukur dan Syukur untuk Kemenangan Jakarta

Written By NeoBee on 20 April, 2017 | 10:37 AM


"Partai Keadilan Sejahtera maju terus tanpa kenal lelah, kibarkan tinggi panji Allah, bangun Indonesia lebih berkah.."

Mars PKS itu membumbung tinggi menguasai lobi gedung DPP PKS di Jl. Tb Simatupang Jakarta Selatan. Dinyanyikan oleh para kader partai dan masyarakat dengan riang bersamaan pisau cukur yang mengikis habis rambut Cucu Mulyono. Pria berusia 43 tahun yang duduk di kursi 'panas' itu tampak menikmati perayaan ablasi di kepalanya. "Sudah lama nggak cukur juga. Terakhir cukur botak itu enam tahun lalu, tahun 2011 ketika pergi ibadah umroh," kata pemilik kulit khas Indonesia itu.

Cucu berani melakukan itu sebagai wujud syukur kepada Allah SWT. atas kemenangan yang diperoleh paslon gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di perhelatan pesta demokrasi Pilkada DKI Jakarta di putaran kedua ini.

Jejen Jaelani bernasib sepenari segenderang dengan Cucu. Pria asal Pancoran Jakarta Selatan itu mau melakukan cukur botak karena sebagai wujud syukur setelah sebelumnya sujud syukur. "Ini bentuk syukur selain sujud syukur. Bangga karena kemenangan Anies-Sandi adalah kemenangan kita, kemenangan umat Islam," ujarnya.

Biasanya ia mengaku tidak mau dipotong botak. Sudah lama tak melakukannya. "Sebenarnya ingin botak, tapi nunggu dua tahun lagi. Tapi karena ada momentum akhirnya membatalkan niat untuk menunda botak," ungkap pria 42 tahun.

Total para kader yang mau dicukur botak berjumlah 25 orang. Aksi cukur itu diawali dengan aksi sujud syukur. Hampir seluruh orang di ruangan lobi DPP PKS turut sujud syukur sekaligus menggemakan asma Allah SWT.

Setelah dicukur, Cucu pun mendadak dibopong oleh para Pandu Keadilan. Ia teriak-teriak tak puguh dan akhirnya, basah kuyup sekujur badan. Dicemplungkan di kolam air mancur depan markas dakwah.

posted by @Adimin

BPKK PKS Kuranji Adakan Silaturahim Pos EKA

Written By NeoBee on 17 April, 2017 | 9:06 AM


Seiring dengan pentingnya peran kaum wanita di era millenia ini, maka BPKK DPC PKS Kuranji mengadakan silaturahim sekecamatan Kuranj. Acara yang berlangsung semarak karena mengusung tema tema kekinian yang erat kaitannya dengan wanita. BPKK Kuranji yang saat ini dinahkodai oleh Ustazah Endang Yunita senantiasa terdepan dalam ikhtiar untuk meningkatkan peran serta dan kualitas kaum wanita.

Ikut memberikan arahan dan taujih pada acara tersebut Ketua Umum DPD PKS Padang Ust. Gufronm SS. Dalam arahannya Ust Gufron memerikan poin poin penting terkait peran serta kaum wanita dalam membangun peradaban yang semakin tidak menentu ini poin poin penting tersebut adalah 

  1. Peradaban umat dimulai dari ketahanan keluarga
  2. Untuk hidup lebih baik harus dimulai dengan ilmu
  3. Keberkahan akan datang apabila umat beriman dan bertaqwa
  4. Siapkan generasi yg memiliki imtaq yg kuat
  5. PKS memberikan ilmu yg bermanfaat utk umat. Gubernur dan wali kota      sekarang sangat perhatian terhadap kesejahteraan dan keimanan umat.


Semoga dengan semakin berperannya kaum wanita PKS Khususnya dan ummat pada umumnya akan memberikan sumbangsih untuk peradaban manusia yang lebih baik... ALLAHU AKBAR

posted by @Adimin

Rumah Keluarga Indonesia, Hadirkan Semangat Kartini

Written By NeoBee on 15 April, 2017 | 4:27 PM


Kartini merupakan salah satu pahlawan perempuan Nasional yang memiliki cita-cita  mulia untuk memajukan kaumnya. Menurut Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih, perjuangan tersebut tidak boleh terhenti.
 
Salah satu masalah yang sangat disoroti oleh Kartini pada saat itu adalah isu pendidikan dan kesejahteraan kaum perempuan. Menurutnya, perjuangan tersebut masih harus diperhatikan, karena masih banyak kaum perempuan di Indonesia yang berpendidikan rendah dan hidup dalam ketidak-sejahteraan.

Dia mencontohkan masyarakat di Kampung Blok Empang yang masih memiliki kesulitan dalam mengakses pendidikan formal. Jarak antara pemukiman dengan sekolah formal cukup jauh. Hal ini cukup menyulitkan masyarakat yang akan menyekolahkan anak-anaknya.

Pada tahun 2004, PKS hadir ditengah-tengah masyarakat Muara Angke dan mendirikan Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu. Sekolah ini, merupakan satu-satunya Taman Kanak-Kanak Islam yang dekat dan mudah dijangkau oleh warga.

"Kami hanya bagian kecil dari sistem negara ini, tapi kami ingin ikut serta dalam memperbaiki bangsa ini" jelas Wirianingsih saat mengunjungi Kampung Blok Empang di Muara Angke, Jakarta Utara, Rabu (12/4/17).

Selain berhasil mendirikan sekolah untuk rakyat, PKS juga telah berhasil menjalankan beberapa program Rumah Keluarga Indonesia (RKI), khususnya yang berhubungan dengan perempuan. Menurut Wirianingsih, semangat Kartini sejalan dengan visi dan misi dari RKI.

"Ada delapan program RKI, diantaranya adalah pembekalan kepada para Ibu mengenai cara mendidik anak. Bagaimana pada akhirnya menciptakan anak-anak yang cerdas dan unggul. Kedua, kami juga akan melakukan pembekalan kepada para remaja yang akan siap menikah, agar keluarga yang mereka bangun nantinya menjadi keluarga yang harmonis," jelasnya.

Perempuan yang biasa disapa Bu Wiwi ini juga mengajak kepada seluruh elemen untuk benar-benar memperhatikan mengenai masalah pendidikan masyarakat di Kampung Blok Empang dan di kawasan marjinal lainya. Karena, menurutnya, kemajuan perempuan adalah titik ungkit meningkatnya kualitas generasi mendatang, mengingat perempuan adalah pendidik pertama dan utama bagi putra-putri bangsa.

"Kami mendapatkan keluhan dari masyarakat diantaranya adalah masalah pendidikan. Belum ada Sekolah Negeri yang mudah dijangkau oleh masyarakat kami berharap, pemerintah lebih memperhatikan kelompok marjinal ini," lanjutnya.

Selain memberikan perhatian terhadap masalah pendidikan dan pembangunan karakter didalam keluarga. RKI juga memiliki perhatian terhadap kesejahteraan kaum perempuan. Salah satunya adalah dengan memberikan pendampingan ekonomi kepada kaum perempuan.

"Ibu-ibu di sini mayoritas bekerja sebagai pembersih kerang yang dimana penghasilannya kurang lebih Rp. 25.000,- perhari. Kami, melalui RKI akan melakukan pendampingan ekonomi dengan memberikan pelatihan kreatifitas kepada masyarakat, sehingga bisa memberikan penghasilan tambahan," terangnya.

Rumah Keluarga Indonesia (RKI) telah hadir di 34 provinsi di Indonesia. Saat ini cakupan RKI mencapai 34 propinsi dan lebih dari 50 persen kota/kabupaten di Indonesia. Para kader perempuan PKS se-Indonesia terus berjuang agar jumlah RKI meningkat dengan daya jangkau semakin mencapai pelosok kecamatan dan desa/kelurahan

posted by @Adimin

Pengadilan Langit Lebih dekat Daripada Hakim di Bumi

Written By @Adimin on 13 April, 2017 | 9:00 AM


AL QAFASHI adalah laki-laki ahli ibadah yang menetap di masjid Az Zubair di Mesir selama dua puluh tahun. Ia berasal dari Maghrib dan melakukan perjalanan haji, setelah itu memilih tinggal di Mesir. Katika ditanya kenapa ia tidak kembali ke Maghrib, ia berkata,”ayahku adalah seorang qadhi (hakim), aku takut jika kelak ada yang berkata kepadaku,’gantikan posisi ayahmu!'”

Ibnu Muyassar pernah mengirim untuknya uang sebanyak lima puluh dinar, namun Al Qafashi menolaknya dengan berkata,”sedikit sudah cukup bagiku, aku tidak membutuhkan lebih dari itu.” Dan pakaian-pakaian yang dimilikinya nilainya tidak lebih dari 19 dirham.

Suatu saat, ada seorang lelaki mendatangi Al Qafashi di masjid lalu ia mencium lutut Al Qafashi seraya berkata,”saudaraku dipenjara karena harga kapas yang tidak mampu ia lunasi, sedangkan aku tidak memiliki uang yang mencukupi. Orang-orang pun menyarankan aku untuk mendatangi tuan. Aku ingin tuan menulis pesan untuk Qadhi Al Muwaffaq.”

Al Qafashi pun menjawab,”pengadilan langit lebih dekat kepada kami daripada qadhi bumi. Semoga Allah menjadikan setiap kesusahan dan kesulitan saudaramu jalan keluar.”

Laki-laki itu pun puas dengan apa yang disampaikan Al Qafashi lalu ia pun pergi.

Pada waktu maghrib lelaki itu datang kembali ke masjid sambil tertawa. “Kenapa dengan dirimu?” Tanya Al Qafashi. Lelaki itu pun menjelaskan bahwa saudaranya telah bebas dan ia sudah berada di rumah.

Lelaki itu menceritakan, bahwa setelah kepulangannya dari Al Qafashi, Qadhi Al Muwaffaq berjalan di belakangnya dan memanggilnya, lalu memintanya agar pergi ke penjara bersama seorang utusan untuk membebaskan saudaranya, setelah sang qadhi tahu bahwa saudaranya itu tidak memiliki uang. Laki-laki itu pun lantas berkata kepada Qadhi Al Muwaffaq,”dengan doa faqih, Allah telah menjadikan bagi saudaraku jalan keluar atas kesulitan.” 
(Mursyid Az Zuwar)


posted by @Adimin

PKS Optimis Anies-Sandi Menang di Putaran Kedua

Written By NeoBee on 12 April, 2017 | 10:15 AM


Menjelang putaran kedua pemilihan kepala daerah DKI Jakarta, dukungan terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno kian menguat. Hal tersebut sangat disadari Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman.

"Putaran kedua semakin banyak dukungan untuk paslon Anies-Sandi. Termasuk sinergi dan dukungan yang diberikan oleh partai Perindo," kata Sohibul saat silaturahmi di gedung DPP Perindo, Menteng Jakarta Pusat, Jumat (7/4/2017).

Sejumlah partai dan relawan pendukung Anies-Sandi, ungkap Sohibul, haqulyakin paslonnya akan meraih kemenangan pada putaran kedua nanti. "Kami semua optimis Anies Sandi akan meraih kemenangan," ujar pria yg kerap disapa Kang Iman.

Dalam agenda silaturahmi tersebut, Presiden PKS datang bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan disambut oleh Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.
 
posted by @Adimin

HNW: Polisi Harus Berterima Kasih dengan Aksi 313

Written By NeoBee on 11 April, 2017 | 10:09 AM


HNW menegaskan agar polisi segera membebaskan Sekjend FUI M Al Khatatath yang sekaligus juga pimpinan dari aksi 313
 
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Hidayat Nur Wahid menegaskan bahwa apa yang dikhawatirkan oleh polisi terkait aksi 313 sebagai makar tidak terbukti.

Hal itu disampaikannya kepada hidayatullah.com di bilangan Kampung Rambutan, Jakrata Timur, Ahad (09/04/17) malam.

“Peristiwa 313 yang diperkirakan akan melakukan makar dengan menduduki DPR melalui gorong-gorong itu semua kan tidak terbukti,” ungkapnya.
Karena, terangnya, seandainya itu dimaksudkan makar ketika pimpinan itu diambil pastilah masa akan marah dan akan cheos.

Ternyata, sambungnya, demo 313 adalah demo yang sepenuhnya diinginkan oleh polisi.

“Polisi ingin agar demo tidak sampai istana, demo tidak sampai istana, polisi ingin agar gak semua orang tidak ikut ketemu presiden sudah dilakukan, tidak sampai jam 18 sudah dilakukan,” tegasnya.

Oleh sebab itu, HNW menegaskan agar polisi segera membebaskan Sekjend FUI M Al Khatatath yang sekaligus juga pimpinan dari aksi 313 itu.

“Polisi harusnya berterima kasih dengan 313 dan segera membebaskan Al-khattat,” pungkasnya
 
hidayatullah

posted by @Adimin

Kunjungan DPD PKS Depok ke DPD dan Fraksi PKS Padang

Written By NeoBee on 10 April, 2017 | 10:01 AM


pkspadang.com : Rabu 3 April 2017. DPD PKS Padang mendapat kehormatan dengan adanya kunjungan dari DPD PKS Depok. Kunjungan DPD PKS Depok kali ini meruipakan kunjungan balasan, yang sebelumnya. Pada Bulan november 2016 Pengurus DPD PKS Padang melakukan kunjungan dan studi banding ke DPD PKS Depok, dengan membawa seluruh pemgurus DPD PKS Padang yang dikomandani Ketua Umum PKS Padang Ust. Gufron, SS.

Kunjungan DPD PKS Depok kali ini terasa istimewa karena menambah rasa ukhuwah dan sebagai sarana saling mensinergikan program program masing masing DPD demi kemaslahatan ummat. Pengurus DPD PKS Depok yang dikomandani oleh Ust M. Hafid Nasir juga melakukan kunjungan ke Frkasi PKS Kota Padang. Seluruh anggota Fraksi PKS turut hadir dalam pertemuan yang penuh dengan keakraban dan persaudaraan. 

Semoga dengan semakin solid dan kuatnya struktur DPD seluruh Indonesia diharapkan PKS akan semakin membawa kemajuan dan kemaslahatan ummat dan bangsa.

posted by @Adimin

Kedekatan Pengurus PKS Padang Dengan Masyarakat

Written By NeoBee on 03 April, 2017 | 10:52 AM


pkspadang.com : Dalam rangka sosialisasi partai sekaligus membangun kedekatan  masyarakat dengan tokoh dan pengurus partai, Ketua Umum PKS Padang Gufron, SS selalu menjalin kedekatan dengan masyarakat dengan selalu berusaha menjalin silaturahim dengan masyarakat Padang, apalagi dengan adanya momentum yang mendukung.

Dalam salahsatu kunjungannya dalam acara aqiqah salahseorang anggota masyarakat padang timur, Gufron, SS memberi pengarahan betapa pentingnya menghidupkan sunnah sunnah Rasulullah, yang salahsatunya adalah penyelenggaraan aqiqah.

Semoga dengan kedekatan tokoh dan pengurus PKS, akan mampu mendulang suara PKS kedepan. ALLAHU AKBAR

posted by @Adimin

Tidak Semua Yang Didengar Bisa Disampaikan

Written By NeoBee on 29 March, 2017 | 10:38 AM


قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم: كَفَى بِالْمَرْءِ كَذَبًا أَنْ يَحْدُثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ- رواه مسلم

Artinya: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah bersabda,”Cukuplah seorang disebut berbohong (jika) menyampaikan semua yang telah ia dengar.” (Riwayat Muslim)

Seseorang disebut melakukan kebohongan jika ia menyampaikan semua yang telah ia dengarkan, tanpa memastikan kebenarannya. Karena biasanya, ia akan mendengar berita yang  jujur atau bohong. Jika ia menyampaikan semua yang ia dengar maka tentu ia tidak akan terhindar dari kebohongan.

Sedangkan berbohong adalah mengabarkan sesautu yang tidak sesuai dengan realita, meski yang melakukan tidak sengaja. Adanya kesengajaan merupakan syarat bahwa kebohongan itu dicatat sebagai dosa. (Faidh Al Qadir, 5/2)

posted by @Adimin

Islamic Worldview dan Peradaban Islam

Written By NeoBee on 26 March, 2017 | 9:38 AM

Dengan merealisasikan Islam worldview, mudah-mudahan akan melahirkan semangat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan Islam yang berbuah kedamaian, kesejahteraan dan peradaban Islam 

KENAPA negara Islam sekarang pudar eksistensinya dalam skala ilmu pengetahuan dunia? Padahal Islam adalah suatu ajaran yang sangat konsen dan menyeru umatnya untuk mencari ilmu, megangkat derajat orang yang beriman dan yang memiliki ilmu pengetahuan (QS. Al-Mujadalah: 11).

Dengan ilmu pula manusia (Nabi Adam ‘Alaihissalam) lebih mulia dan tinggi derajatnya dari pada makhluk lain tak terkecuali malaikat sekalipun. Lalu dimanakah letak kemuliaan itu sekarang, Ironisnya, dewasa ini yang terjadi pada umat Islam di seantero bumi sana adalah penyerangan, pembantaian umat, pertikaian antar ideologi notabennya juga dalam tubuh umat Islam sendiri dan pada akhirnya melahirkan peperangan dalam satu aqidah. Sekali lagi, dimanakah letak “Kewibaan umat Islam ?”

Negara Islam hari ini jika boleh dikatakan seperti anak ayam yang kehilangan Induknya, walaupun sebagian ahli berpendapat kemunduran umat Islam dikarenakan banyak faktor diantaranya; ada faktor eksternal dan internal, namun faktor tersebut tidak penulis bahas disini. Karena yang harus dipahami oleh umat Islam sekarang adalah bagaimana caranya memulai dan membangkitakan kembali marwah Islam kepentas dunia, yaitu dengan mengusung trilogi; mencipta kedamaian umat, memberikan kesejahteraan dan melahirkan peradaban.

Kondisi ini menggiring kita yang satu aqidah turut berduka dan ikut mencari solusi, apa yang salah dengan Islam sekarang hingga bisa terjadi hal-hal yang disebutkan di atas. Menurut Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, kondisi ini terjadi antara lain, karena ketegangan sosial atau kekacauan politik, ekonomi, pendidikan, budaya dan lain sebagainya. Artinya Pembangunan Ilmu Pengetahuan Islam dalam melahirkan masyarakat yang sehat dan beradab sedang dalam masalah.  Terus sebenarnya siapa yang salah, apakah konsep Islam, ataukah orang Islam yang mungkin sudah jauh dan keliru dalam memahami Islam yang sebenarnya. 

Konsep Islam
Dalam Hal ini penulis ingin mengulas kembali pemikiran Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, seorang cendikiawan muslim Indonesia yang menaruh perhatian terhadap belantika pemikiran dan peradaban Islam. Sebelumnya, Penulis ingin memulai dengan ungkapan seorang Ilmuwan besar dunia Albert Einstein “Ilmu tanpa agama buta, Agama tanpa Ilmu lumpuh”.

Artinya agama dan Ilmu seperti salah satu sisi mata uang yang saling mengikat dan memberi makna, hubungannya tak saling terpisahkkan, ia tereduksi dalam “konsep Islam”. Dalam Islam tidak dikenal pemisahan antara agama dan ilmu pengetahuan. Karena agama dalam Islam bersumber dari wahyu (al Quran) yang berbicara tentang ilmu dan kebermanfaatan ilmu kepada manusia. Agama Islam memberi label kepada manusia sebagai khalifah fil ardh (perwakilan Tuhan) dibumi, bumi yang harus dikelola dengan baik dan dapat memberikan kesejahteraan kepada alam sendiri dan kepada sesama manusia.

Meskipun petunjuk hidup (Al Quran) telah diwahyukan, namun dewasa ini kemauan untuk mempelajari kandungan Alquran secara mendalam dan kritis miris sangat kurang, hal ini dapat kita lihat apakah disekolah maupun diperguruan tinggi. Akibatnya kekacauan negara-negara Islam sekarang adalah karena telah meninggalkan Al Quran (agama Islam).

Posisi Ilmu Pengetahuan Islam
Padahal jika kita lihat secara historis, perkembangan ilmu pengetahuan yang berperadaban di Jazirah Arab (Kekhalifahan Bani Umayyah I 661-750 M dan Abbasiyah 750-1258 M) dan Eropa, (Umayyah II 929-1031 M dan Kekhalifahan Turki Ustmani 1453-1924 M) adalah dengan menginternali sasikan nilai-nilai agama dalam setiap aktifitas kehidupan sehingga peradaban Islam muncul kepentas dunia. Sebab agama dalam Islam bisa melahirkan ilmu dan ilmu bisa melahirkan peradaban.

Maksudnya penerapan dari nilai-nilai agama dikejawantahkan dalam kehidupan (Ilmu) atau komunitas masyarakat hingga melahirkan tradisi keilmuan. Wahai para pembaca yang budiman, agama di sini jangan dipahami secara sempit yang hanya berkutat pada ibadah-ibadah pribadi tapi pahamilah agama Islam secara betul dan universal yang pernah dibawa dan disampaikan oleh baginda Nabi.
Hakikat dari disiplin ilmu menurut Imam Ghazali terklasifikasi dalam dua bagian yaitu Ilmu Ainiyah (fikih, tauhid, tasawuf; baca penjelasan ulama) dan kifayah (kedokteran, ekonomi, sains dan teknologi dan sebagainya) pembagian ini jangan dilihat secara dikotomis namun lihatlah sebagai kesatuan ilmu yang berasal dari Ilahi. Agama Islam masuk dalam segala sektor kehidupan, mulai dari masalah teologi, politik, sains, militer, ekonomi dan seterusnya dengan matarantai ilmu pengetahuan seperti ini sehingga terbentuklah peradaban dalam suatu komunitas, wilayah atau negara.

Agama dan Peradaban
Dalam salah satu karya Dr. Hamid Fahmi Zarkasyi yaitu “Tamaddun Sebagai Konsep Peradaban Islam”,  ditulis bahwa peradaban Islam akan muncul kembali dengan menghadirkan agama Islam sebagai konsep Islam rahmatan lilalamiin dalam jiwa umat Islam, kenapa karena interpretasi agama dalam Islam (ad-Dinul Islam) adalah agama yang di dalamnya kaya dengan strategi, cara, aturan-aturan, pedoman, undang-undang, kenyamana, kejayaan dan peradaban.

Pengakuan Gutas bahwa peradaban Islam “disusun sesuai dengan agama yang diwahyukan kepada Muhammad”, Islam adalah bukti bahwa peradaban Islam disusun berdasarkan din Islam, dan karena itu sangat sesuai disebut sebagai peradaban. Di dalam peradaban itu terdapat kedamaian (Demitris Gutas, Greek Thought, Arabic Culture, 1988).

Ketika menjalankan agama Islam dengan benar dan universal maka akan  menciptakan peradaban yang dapat mensejahterakan penghuni pada tempat tersebut. Agama Islam adalah agama yang bersumber dari wahyu tuhan berisi anjuran, larangan dan pedoman kehidupan diwahyukan kepada nabi Muhammad dan pada akhirnya dikodifikasikan dalam bentuk kitab suci Alquran. Jadi Alquran itu adalah wahyu dari tuhan sebagai bentuk petunjuk dalam menjalankan kehidupan.

Secara Epistimologi isi dari alquran itu sendiri sangat kompleks dalam menginterpretasikan dunia dan akhirat, maka dari itu beragama Islam dalam arti yang benar adalah suatu keniscayaan dalam membina hidup dan bisa mengelola bumi ini dengan baik. Apabila umat Islam sudah jauh meninggalkan agama maka kehidupan akan kacau tak berarah, maka terjadilah ketimpangan-ketimpangan yang sebenarnya secara naluriyah tidak diinginkan oleh manusia.

Hal ini pernah diungkapkan oleh Ibnu Khaldun dalam bukunya Muqaddimah, “jika umat telah jauh dan meninggalkan agama maka akan timbul ketimpangan-ketimpangan dalam kehidupan akibatnya terjadilah pembunuhan, korupsi, perjudian, keserakahan dan perbuatan amoral lainya.”

Maka untuk menjawab tindakan amoral dan re-peradaban Islam, konsep yang ditawarkan oleh Hamid Fahmy Zarkasyi dan sama pula seperti gurunya Prof. Naquib Al Attas yaitu dengan kembali kepada Islam worldview.

Worldview adalah falsafah atau prinsip dalam berkehidupan dan asas bagi pemahamam realitas. Menurut Ilmuwan Muslim Syekh Atif al-Zayn, pandangan hidup Islam ada tiga macam 1) ia berasal dari wahyu Allah, 2) berdasarkan konsep din yang tidak terpisah dari negara, 3) kesatuan antara spiritual dan material (sosial, budaya, ekonomi) (Syekh Atif al-Zayn, al-Islam wa Idulujiyyat al-Insan, 1989). Berdasarkan pandangan Syekh Atif, bahwa Islam worldview/pandangan hidup Islam ini melibatkan aktifitas epistimologi manusia kepada Tuhan sebab ia merupakan faktor penting dalam aktifitas penalaran manusia baik pada sosial, realitas dan aktifitas ilmiah.

Islam Worldview
Maka hal yang paling utama yang harus diperhatikan dalam membangun peradaban umat adalah cara pandang terhadap Islam. Artinya pandangan umat Islam harus menggunakan pandangan atau cara berpikir yang berasas Islam, menghadirkan Islam dalam semua lini kehidupan baik Politik, Ekonomi, Pendidikan, Sains dan sektor-sektor lainnya. Sebab Islam yang bersumber dari Alquran membahas secara universal tentang politik. Tatanan pemerintahan yang sesuai agar bisa menjalankan syariat, bagaimana menata kehidupan yang baik dan wilayahnya bisa berdaulat dan bermartabat juga rakyatnya bisa sejahtera. Begitu juga pendidikan, ekonomi, budaya dan sebagainya. Semua itu diserahkan kepada umat Islam berdasarkan penjelasan orang yang ‘alim atau ulama sebagai orang yang lebih senior atau profesional dalam hal pengartian dan interpretasi makna-makna Alquran. Hal ini seperti yang berlaku diperguruan tinggi di mana para sarjana muda tentu merujuk kepada karya-karya ilmiah sang profesor yang menguasai secara mendalam disiplin ilmu masing-masing.

Mengubah Islam worldview/framework atau cara pandang umat kepada cara pandang Islam (prinsip Islam) adalah kunci bangkitnya peradaban Islam. Sebab peradaban itu muncul dari pandangan yang melahirkan tindakan dan berbuah Ilmu Pengetahuan. Hal ini sama ketika nabi berdakwah di Makkah, Hal pertama yang diperkenalkan nabi kepada umatnya ialah dengan memantapkan cara pandang kepada Allah, bertauhid yang benar, bagaimana beriman kepada hari kiamat, malaikat dan sebagainya. Singkatnya di awal periode Mekkah yang diajarkan nabi kepada umat adalah memposisikan cara pandang/berpikir yang benar tentang nilai-nilai teologi dan ketuhanan. Setelah mantap dengan worldview Islam kepada Tuhan dengan menghadirkan nilai-nilai  Ilahiyah dalam segala sektor kehidupan maka inilah awal dari kebangkitan keilmuan Islam dan peradaban.

Peradaban Islam adalah peradaban yang dibangun oleh ilmu pengetahuan Islam yang dihasilkan dari pandangan hidup Islam. Menurut Dr. Hamid, pemikiran yang berfungsi dalam kehidupan masyarakat adalah intelektual. Ia berfungsi sebagai individu yang bertanggung jawab terhadap ide dan pemikiran tersebut. Bahkan perubahan di masyarakat ditentukan oleh ide dan pemikiran para intelektual. Ini bukan sekedar teori tapi fakta yang terdapat dalam sejarah kebudayaan Barat dan Islam.

Di Barat ide-ide para pemikir, seperti Descartes, Karl Marx, Emmanuel Kant, Hegel, John Dewey, Adam Smith dan sebagainya adalah pemikir-pemikir yang menjadi rujukan dan merubah pemikiran masyarakat. Demikian pula dalam sejarah peradaban Islam, pemikiran para ulama seperti Imam Syafii, Hanbali, Imam al-Ghazzali, Ibn Khaldun, Ibn Rusy mempengaruhi cara berfikir masyarakat dan bahkan kehidupan mereka. Jadi membangun peradaban Islam harus dimulai dengan membangun pemikiran umat Islam, meskipun tidak berarti kita berhenti membangun bidang-bidang lain.
Artinya, pembangunan ilmu pengetahuan Islam yang berasas dari cara pandang Islam hendaknya dijadikan prioritas bagi seluruh gerakan Islam. Walhasil dengan merealisasikan Islam worldview dalam sanubari umat Islam, mudah-mudahan akan melahirkan semangat dalam mengembang kan ilmu pengetahuan Islam. Berbuah kedamaian, kesejahteraan dan peradaban Islam yang kita cita-citakan Amin. Waallahu ‘alam bishawab


Oleh: Fakhrurrazi

 
posted by @Adimin
More on this category »

Popular Post

Gallery

Gallery
 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS Padang - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger